Thursday, 17 July 2014

You'll Never Walk Alone

 "Biarkanlah mimpi indah itu tetap menjadi mimpi. Jangan menjadi kenyataan. Ia indah karena mimpi. Ketika ia menjadi kenyataan, mewujud dalam kehidupan, ada kemungkinan getir didalamnya" (Zlatan Ibrahimovic). Sementara, "My Dream to See Them Together". Itu kalimat epic yg tercantum di kiri bawah gambar menjadi semacam penegasan bahwa sesuatu yang nikmat sifatnya sementara. Ia nikmat karena singkat. As simple as that.

Begitulah kebersamaanmu dengan kami. Mungkin kamu tidak seperti pendahulumu yang limbung lalu pindah ke kota sebelah. Justru kamu yang mengangkat dan mengembalikan kami ke jalur yang sebenarnya. Namun sayang sekali kebersamaan yg indah ini harus diakhiri dengan cepat. Dengan alasan karir dan masa depan, kamu berkemas dan bersiap mengucapkan salam perpisahan. Tepat setelah event monumental dalam karir dan kehidupanmu, akhirnya kamu mengucapkan selamat tinggal.


Sebenarnya ini bukan masalah siapa yang paling hebat atau paling lama tetapi dia yang datang dan tidak pernah pergi lagi. Salahnya kami terlalu berharap. Berharap sesuatu yg abadi padahal kehidupan itu berada diantara datang dan pergi. Tapi kebersamaan singkat ini pasti akan kami ingat. Semoga sukses dan jangan lupa berkirim surat. Silahkan anda berfikir sejenak dan menilai karena kesimpulan milik pembaca. Salam. 


Photo: "Biarkanlah mimpi indah itu tetap menjadi mimpi. Jangan menjadi kenyataan. Ia indah karena mimpi. Ketika ia menjadi kenyataan, mewujud dalam kehidupan, ada kemungkinan getir didalamnya" (Zlatan Ibrahimovic). Sementara, My Dream is See Them Together. Itu kalimat epic yg tercantum di kiri bawah gambar tersebut menjadi semacam penegasan bahwa sesuatu yang nikmat sifatnya singkat. Ia nikmat karena singkat. As simple as that. 

Begitulah kebersamaanmu dengan kami. Mungkin kamu tidak seperti pendahulumu yang limbung lalu pindah ke kota sebelah. Justru kamu yang mengangkat dan mengembalikan kami ke jalur yang sebenarnya. Namun sayang sekali kebersamaan yg indah ini harus diakhiri dengan cepat. Dengan alasan karir dan masa depan, kamu berkemas dan bersiap mengucapkan salam perpisahan. Tepat setelah event monumental dalam karir dan kehidupanmu, akhirnya kamu mengucapkan selamat tinggal. 

Sebenarnya ini bukan masalah siapa yang paling lama dan paling berjasa tetapi dia yang datang dan tidak pernah pergi lagi. Salahnya kami terlalu berharap. Berharap sesuatu yg abadi padahal kehidupan itu berada diantara datang dan pergi. Tapi kebersamaan singkat ini pasti akan kami kenang. Semoga sukses dan jangan lupa berkirim surat. Silahkan anda berfikir sejenak dan menilai karena kesimpulan milik pembaca. Salam.

- Oscar de Marco -
- Sentimentalist -